Enjoy your photos every month of the year with beautiful and personalized photo calendars. Make it your own by including birthdays, vacations and anniversaries.
Multiply now makes it easier than ever to order and share your prints. Order copies for yourself or share the wealth and send as a gift to your friends & family.
Making photo books should be fast, easy... and even fun. That's why we offer a wide variety of professional, ready-made themes and cover options with drag-and-drop simplicity.
Turn your photos into custom holiday greetings, invitations or birth announcements. We have the right card for every occasion. Simply upload your photos and add copy.
Sejak bulan puasa (september) lalu, 15 orang ibu2 muda dan beberapa remaja puteri aku berikan kursus sulam pita untuk mengisi waktu kosong mereka, sekedar untuk menghilangkan kejenuhan selama tinggal di pengungsian yang menyesakkan dan tak menentu akibat kehilangan rumah serta kehidupan sosial lainnya sejak kampung mereka tenggelam oleh lumpur panas.
Bayangkan, mereka harus tinggal di sebuah kios, satu kios dihuni 4 keluarga, hanya dibatasi seutas kain per KK. Jangan tanya soal fasilitas, namanya juga pasar.Setelah 8 kali pertemuan, mulai menampakkan hasil yang menggembirakan. Sebetulnya niat awalku hanya memberi ketrampilan, selanjutnya diharapkan mereka dapat mengembangkan sendiri ketrampilannya.
Tetapi menengok situasi, mereka yang tinggal di Pasar Porong Baru (sekarang ada 650-an KK yang tinggal disini) rata2 kehilangan pekerjaan, dan tidak tahu harus berbuat apa menanti ganti rugi dari LAPINDO. Banyak pihak mengadakan baksos dengan memberi pelatihan ini-itu, tetapi setelah itu selesai. Mereka tak memiliki modal maupun lahan untuk mengembangkan pelatihan2 itu.
Akhirnya hatiku terketuk untuk melanjutkan program ketrampilan ini, dengan memberi mereka pekerjaan, menyulam. Baju2 yang telah di jahit oleh penjahitku, aku kirim kepada mereka untuk disulam. Mereka juga menyulam taplak meja, sarung bantal, hiasan dinding, tas, dll. Lalu hasil2 karya mereka aku pajang di toko ku di IBC Jl. Indragiri-Surabaya.
Nah masalahnya, penjualan di toko itu tak selalu bagus. Maka modal pun tersendat. Tetapi aku tak tega untuk tidak memberi mereka pekerjaan lagi. Maka dengan segenap kemampuan yang ada, aku terus melanjutkan proyek ini, sampai mereka semua keluar dari pengungsian pasar Porong.
Rasanya terlalu sempit kalau ku pikir sendiri. Ada ide?
Ohya...boleh juga tuh Lutfi....nanti deh aku pikirkan. Tapi bukankah multiply ini sudah menjadi toko online? hehehe kalo tertarik kan tinggal tanya harga trus transfer kirim deh hehehehehe
iya sich, banyak orang yg utk pertama kali bikin toko online-nya di Blogspot.com, Blogger.com, ato Multiply. Enggak ada masalah dgn hal itu. Tapi kalo mau serius, bikin yg kayak toko ini.
Wah cantik2... ternyata panjenengan punya keahlian sulam tangan ya. Hasil muridnya sdh indah pa lagi hasil karya gurunya ya :) . Salut dgn sgl kegiatan sosial Mbak Wina utk korban Lapindo.
Gurunya??? walah malah ra cantik blas...aku cuma tahu caranya tapi tdk telaten. Garapan bbrp muridku malah jauh lebih halus dari tanganku. Ayo donk pesanlah sesuatu....biar mereka tetap semangat.
Walah bikin yg sederhana adja cuma foto, harga n keterangan tambahan kalo perlu. Soft copy aja biar gak perlu biaya cetak. Tinggal di email ke org2 to, bebas biaya hehe..
Walah bikin yg sederhana adja cuma foto, harga n keterangan tambahan kalo perlu. Soft copy aja biar gak perlu biaya cetak. Tinggal di email ke org2 to, bebas biaya hehe
Otreeeee....tak upload aja semua itemnya disini trus dikasih daftar harganya yah...hmmmmmm setujuu...:) Thanks
Hmmm....sedihnya..masa depan mereka jadi tdk jelas skr. Krn DPR pun akhirnya tdk peduli pada kejadian ini, buktinya mrk malah berusaha menjadikan ini bencana alam, padahal jelas kronologisnya adalah karena adanya kesalahan pengeboran. Jadi gimana nasih mrk sekarang nih Bro???