Bencana akibat luapan Lumpur panas yang melanda kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo di Jawa Timur telah memasuki bulan ke 20. Eskalasi persoalan baik fisik maupun psikis bukannya menurun, tetapi justru meningkat dengan kurang maksimalnya penanganan bencana ini.
Korban yang mengalami bencana ini bukan saja kehilangan rumah dan tempat tinggal, tetapi juga lingkungan hidup, pekerjaan, sekolah dan aktifitas sosial lainnya. Akibat dari bencana ini secara signifikan sangat mempengaruhi dari segi psikis para korban.
Perempuan sebagai segmen dari korban juga mengalami tekanan psikis yang cukup berat. Peran sentral sebagai istri dan ibu bisa menjadi rentan ketika masalah psikis yang dihadapi tidak bisa ditangani secara baik. Istri bisa dengan mudah menjadi sumber kemarahan suami dan sekaligus sebagai ibu dapat memperpanjang rantai kemarahan kepada anak-anak.
Pada sisi lain, peran ibu dan istri memiliki potensi positif untuk menjadi kekuatan bagi masyarakat korban. Kekuatan seorang perempuan dapat menjadi seumber enerji positif bagi anggota keluarga yang lain. Oleh karenanya diperlukan sebuah kegiatan yang dapat menghadirkan kembali kekuatan perempuan dalam mengelola tekanan-tekanan psikis yang terjadi di tengah komunitas korban bencana lumpur panas Porong.
Dengan latar belakang inilah maka KOMUNITAS PEDULI PEREMPUAN & PENDIDIKAN PORONG, bermaksud melaksanakan sebuah kegiatan yang dapat meringankan beban para perempuan di Porong sekaligus menolong aspek penguatan kaum perempuan dalam rangka merayakan hari Kartini 2008
Tanggal dan tempat pelaksanaan kegiatan:
26 April 2008, Pukul 06.00 sampai dengan 13.00 WIB
Kegiatan Yang dilaksanakan :
1. Lomba Senam Bersama:
Acara ini diadakan untuk dapat menghadirkan kebersamaan diantara para pengunsi perempuan di pasar Porong, sehingga bukan saja sebagai sarana olahraga tetapi juga menjadi bagian dari berbagi keceriaan bersama antara para korban dan penggiat acara ini.
Acara ini diikuti oleh 100 peserta dan diberikan hadiah bagi 4 pemenang terbaik.
2. Lomba Tulis Puisi/ Bercerita :
Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 minggu sebelum tanggal pelaksanaan, dan sebagai sarana bagi para perempuan untuk bisa menumpahkan perasaan dan bakat seni tulis mereka. Melalui penulisan puisi ini diharapkan para perempuan pengungsi dapat menunjukkan suasana hati mereka secara tulus sekaligus menggali potensi seni mereka
Acara ini terbuka bagi semua perempuan di Porong dan diberikan hadiah bagi 4 pemenang.
3. Forum Berbagi Rasa
Kegiatan ini dilaksanakan selama 1,5 jam sebagai bagian dari media ungkapan rasa dan berbagi diantara perempuan Porong dan beberapa aktifis yang terlibat.
Secara psikologis acara ini akan dipandu oleh fasilitator yang mengerti kondisi psikis perempuan korban lumpur yaitu Ibu DEBBY BASKORO dari Lembaga Psikologi Cahaya Matahari dengan thema : Perempuan & Emergency
Secara sosial acara ini akan dipandu oleh fasilitator LSM Kemanusiaan yang terlibat dalam penanganan korban lumpur panas, yaitu Bp Victor Rembeth, sebagai wakil direktur Yayasan Tanggun Bencana di Indonesia, dengan topik : ”Perempuan dan kesiapsiagan dalam bencana”.
4. Hiburan dan pembagian Door Prize
Kegiatan ini merupakan penutup dari rangkaian acara keseluruhan hari Kartini 2008 di Porong. Dalam acara ini diupayakan keterlibatan mendalam antara peserta dan panitia serta tamu undangan lainnya untuk bisa terus menyalakan semangat para perempuan korban Lumpur panas di Porong. Agar lebih bermanfaat maka doorprise akan disediakan dalam bentuk sembako.
DEWAN JURI :
- Sirikit Syah (Penulis & Aktivis Perempuan)
- Arif Santoso ( Redaktur Budaya Jawa Pos )
- M.Shoim Anwar ( Penulis & Dosen di beberapa PT)
Seluruh panitia mengharapkan partisipasi para simpatisan yang masih memiliki hati nurani untuk turut berperan dalam aksi sosial ini. Tentu saja bantuan dana adalah yang paling utama, tetapi panitia tetap menerima sumbangan berupa sembako, sukarelawan/tenaga, serta buku2 bacaan yang bermanfaat.
NB : bagi calon donatur yang ingin bertanya lebih detail bisa hub : 0811 323908 ato email : wina108@plasa.com
Salam
Wina/ Sekretaris Panitia